Kamis, 08 Januari 2015

Duka yang terselubung oleh waktu

Setahun lebih tak pernah bersua dalam dunia blogger. Aktivitas semakin menyita waktu, dan hobi menulis pun mulai tersingkirkan dengan munculnya hobi-hobi yang baru. Di awal tahun ini, saya mencoba kembali menuangkan beberapa goresan kata yang ada dalam benak.

Bismillah... 
Waktu menunjukkan pukul 1 pagi waktu Indonesia tengah. Lagi-lagi saya masih terjaga, bukan karena insomnia tapi secangkir kopi sore tadi yang masih kuat menghalangiku untuk tidur. Entah beberapa bulan terakhir kopi sudah tak asing lagi untuk menemani aktivitasku, padahal efeknya cukup berbahaya bagi kesehatan. Kali ini bukan kopi yang akan menjadi topik untuk tulisan saya hehe
Seharian ini saya hanya asik mengotak atik isi laptop, mengulang untuk menonton kembali beberapa film korea dan india. Kenapa memilih nonton film yang sudah ditonton? Ya, karena semua film di laptopku sudah saya selesaikan dan juga saya sudah tak punya stok film yang baru untuk ditonton. Pause, play, next, close. Bosan rasanya! Lanjut saya mengobrak-abrik file foto-foto, ada tawa yang cukup menggelitik saat yang kujumpai adalah foto alay jaman dulu. Entah mengapa diantara seluruh foto yang kulihat, ada satu foto yang membuatku terdiam. Diam memperhatikan inci demi inci objek yang ada dalam foto tersebut. Bapak, yah itu foto Bapak! Mataku seakan menjadi cermin retak yang mengeluarkan air yang tertahan akan kejadian duka yang terselubung oleh waktu lalu. Kupandang lebih dalam foto itu bahkan zoom yang terbesar sampai terlihat jelas bentuk wajah beliau. Dengan isak yang lebih besar, saya tetap memandang dan bergumam. Wajah lelaki inikah yang saya warisi? Wajah lelaki inikah yang menarik hati banyak orang akan sifatnya yang khas? Wajah lelaki inikah yang kucium terakhir kali dengan uraian air mata? Wajah lelaki inikah yang selalu kurindukan hadir dalam mimpi-mimpiku? Wajah lelaki inikah yang membuat rumahku menjadi sepi sejak kepergiannya? Wajah lelaki inikah yang membuat keluarganya begitu sangat kehilangan? Wajah lelaki ini kah yang ini dan yang itu? Begitu banyak pertanyaan yang saya lontarkan. Wajah yang penuh wibawa dan jelas terlihat ramah itu semakin membuatku terisak ketika memandangnya. Tersontak dihatiku, akankah isakku ini membangunkan penghuni rumahku yang sedang terlelap? Sedemikian rupa saya menahan isak dan sesak itu. Duka yang terjadi Sembilan bulan yang lalu masih juga menjumpai keseharian kami. Sosoknya tak pernah menghilang dari benak kami, bahkan disetiap aktivitas yang kami kerjakan.
Akhirnya saya menjadi tertarik melihat semua album foto yang ada diri beliau. Teringat akan mama yang sejak Sembilan bulan yang lalu hingga saat ini tak mau sama sekali memandang foto suaminya itu. Mungkin karena memandangnya akan membuatnya semakin luka. Benar! Memandang foto dan hal yang berkenaan dengan mereka yang telah tiada hanya membuat diri semakin berlarut dalam luka yang ditinggalkan. Ketika mama dilontarkan pertanyaan mengapa dia tak mau memandangi foto suaminya itu?  Dia hanya membalas “Karena kenangan terbaik itu terletak didalam hati!”. MasyaAllah, memang benar jikalau kenangan itu tersimpan di dalam hati. Foto dan benda lainnya bisa saja menghilang, tetapi yang tersimpan dalam hati akan selalu dikenang selamanya.
Segera saya menutup foto yang begitu lama kupandangi sampai hidung dan mata memerah. Kubuka file foto Bapak dan Mama, begitu banyak moment yang terlihat. Ingin melanjutkan memandang foto mereka lebih lama lagi, tetapi saya pun takut akan berlarut dengan hal itu. Cukup sudah! Tulisan ini juga diiringi dengan mata yang berkaca-kaca, sehingga kacamata yang kugunakan beruap sedemikian rupa. Oh, begitu sakit duka yang terselubung oleh waktu. Membuat orang-orang yang terlibat selalu saja lupa bahwa itu sudah menjadi skenario Tuhan. Tetiba saya tersadar, setiap yang bernyawa akan merasakan kematian! Dan itu akan meninggalkan duka bagi mereka yang ditinggalkan. Saya berharap duka itu akan terbayar dengan suka cita dikehidupan kekal akhirat. Bapak, kita akan berkumpul kembali nanti di jannah yang Allah janjikan! InsyaALLAH :)

Minggu, 01 Desember 2013

Proses pengaderan? Yes!

Tak terasa kurang lebih empat bulan saya mengenal kalian dalam proses penerimaan mahasiswa baru Fakultas Sastra Universitas Hasanuddin angkatan 2013. Tak asing kita mendengar proses "Pengaderan" yang mana adanya interaksi antara junior dan senior maupun sesama mahasiswa baru "maba".
Terkadang, banyak oknum yang mengatakan bahwa proses pengaderan adalah ajang kekerasan fisik maupun psikis yang dilakukan senior terhadap junior untuk balas dendam.
Hmm tapi menurut kami, khususnya saya pribadi malah membantah opini miring tersebut! Dalam proses pengaderan inilah kami banyak mendapatkan pengetahuan yang banyak, kami mengetahui esensi keberadaan kami sebagai mahasiswa yang merupakan "agent of change" atau agen perubahan dalam masyarakat, bagaimana kita sebagai social control atau agen sosial, kami pun diajarkan rasa kekeluargaan, persahabatan, kebersamaan, kekompakan, mandiri, tidak mengenal kata "manja", dan banyak lagi hal lainnya. Untuk menjadi mahasiswa yang "agent of change" bukan cuma sekedar pandai dalam hal akademik, tetapi juga harus cerdas dan intelek dalam segala hal. Bagaimana mungkin kita dapat memberikan sumbangsi yang baik di negeri ini kalau hanya jago dalam hal akademik tetapi bermental kerupuk? Itulah pentingnya proses pengaderan untuk melatih kita agar bisa menjadi pemimpin nantinya, setidaknya dalam hal memimpin diri sendiri dulu saat ini. Coba bandingkan para mahasiswa yang telah melewati proses pengaderan dan yang tidak! Perbedaan itu akan tampak jelas. Yang telah dikader lebih banyak bersosialisasi dengan yang lainnya dan yang tidak dikader lebih banyak yang menutup diri dan asyik dengan mengejar akademik individu. Mereka yang telah dikader akan menjadi penerus aktivis-aktivis muda nantinya. Dan mereka yang tak mendapatkan proses kaderisasi mungkin lebih banyak menghabiskan masa-masa kuliah dengan bergelut di akademik saja yang biasa diistilahkan dengan (3K) kampus, kamar, dan kampung. Betapa membosankannya hal seperti itu!
Proses pengaderan menurut saya adalah suatu tahap yang penting. Dengan pengaderan kita dapat menghargai satu sama lain, rasa kemanusiaan kita juga dapat terjalin. Kita pun dapat saling bertukar pikiran dan saling membantu jika ditemukan kesulitan dalam hal akademik baik antara junior dan senior maupun antara teman seperjuangan lainnya. Jadi akademik dapat berjalan lancar walaupun dibarengi dengan organisasi kedepannya.
Oh iya, back to topic! Di sastra unhas lah saya juga menemukan keluarga baru. Rasa persaudaraan itu telah terjalin satu sama lain. Yah itu semua karena proses pengaderan. Walaupun banyak perbedaan diantara kami tapi hal itu tak menghalangi kami untuk bersatu. Seperti semboyan negara kita "Bhineka tunggal ika" berbeda-beda tetap satu tujuan. Yeaaah saya patut bersyukur dan bangga bisa mengikuti proses pengaderan. Saya pun berharap tradisi itu bisa dipertahankan! Dan semoga saya bersama teman-teman seperjuangan lainnya bisa bertahan melewati tahap-tahapan itu hehe.

We are KMFS-UH, we are Pattingalloang 2013, and we are Ghazwah! <3




Senin, 04 November 2013

Caraku menjaga cintaku~

Mungkin inilah caraku menjaga cintaku,

dengan tak menghubungimu, tak juga mengirim pesan untuk menanyakan kabarmu.
Mungkin ini tak biasa. Tapi bagiku, inilah cara terbaik ku mencintaimu.
Aku mencintaimu dengan menjauh darimu, bukan karena aku membencimu. Justru karena aku sangat mencintaimu, dan aku ingin menjagaku juga menjagamu. Menjaga tulusnya hatiku, juga menjaga kesucian hatiku.
Inilah caraku mencintaimu, dalam diamku, dalam ketulusanku, dalam kesucianku, dalam cara tak biasaku.
Meski sulit, meski berat, meski sakit untukku, namun ku tahu ini pilihan terbaik agar aku tak terlalu mengharap.

Karena berharap hanya pantas pada Sang Pemberi Nafas, karena berharap hanya pantas digantungkan pada Sang Pengatur Detak Jantung, pada-Nya kuharap dia kan menjagamu untukku, pada-Nya kutitipkan hatiku.
Biarlah aku hanya bisa menyapamu lewat senandung do'a, agar untukmulah segala kebaikan, agar bersamamulah segala keindahan.



Untukmu seseorang
yang hanya aku jangkau
dalam dekapan doaku

Senin, 21 Oktober 2013

Jilbab dan Akhlaq adalah Dua Hal yang Berbeda

Teruntuk saudari-saudariku tercinta wahai kaum "Hawa" terkhususnya kalian yang mengaku "ISLAM".
Kepada engkau yang berjilbab, engkau yang berniat berjilbab ketika hatimu siap, dan engkau yang mungkin tidak memikirkan atau belum memiliki niat untuk berjilbab. Yuk disimak ^^v


Khususnya kepada engkau yang berjilbab..jika engkau berjilbab dan ada orang yang mempermasalahkan akhlaqmu, maka katakan kepada mereka bahwa "antara jilbab dan akhlaq adalah dua hal yang berbeda".
Berjilbab adalah murni perintah Allah Subhanahu wata'ala (Q.S.Al-Ahzab:59 & Q.S.An-Nur:31), wajib untuk wanita muslim yang telah baligh tanpa memandang akhlaqnya baik atau buruk. Sedangkan akhlaq adalah budi pekerti yang bergantung pada diri pribadi masing-masing. Jika seorang wanita berjilbab melakukan dosa/pelanggaran, itu bukan karena jilbabnya, namun karena akhlaqnya. So, jangan salah kaprah lagi ya mengenai jilbab dan akhlaq :D

Wanita muslim yang berjilbab belum tentu berakhlaq mulia, namun wanita muslim yang berakhlaq mulia pasti berjilbab.

Wallahua'lam~

Minggu, 13 Oktober 2013

Lama tak bersua~

Entah harus memulai darimana..
Terlalu banyak hal yang terlewatkan yang tak sempat aku bagikan pada blog ini.
Banyak hal yang sedikit berubah dalam kisah yang aku jalani ini, entah itu dari diriku sendiri dan lingkunganku.
Lama banget tak bersua, sekitar setahun lebih ternyata! Sempat berfikir untuk meninggalkan dunia orang-orang kepo yang suka nulis tapi karena saat ini saya berkecimpun pada hal yang berbau sastra dan seni jadi saya memutuskan kembali pada duniaku yang dulu dan mungkin akan memulai banyak hal yang baru lagi. Termasuk melanjutkan mencintaimu dalam diam *eeh ^^v
Aku pun masih bingung harus memulai dari mana. Yah mungkin memulai untuk bisa memanage waktu sebaik-baiknya, mengatur waktu untuk dunia kampus, keluarga, dan waktu untuk merehatkan lahiriyah/batiniyah :D

BISMILLAH~

Rabu, 30 Mei 2012

losing~


Lose.
Kehilangan! Yah suatu kata yang berasal dari kata dasar “hilang”. Kata tersebut akan menimbulkan perasaan sedih bagi seseorang yang mengalaminya. Kehilangan sesuatu/seseorang akan membuat kita sangat sedih dan diselimuti rasa rindu akan hal itu. Sesuatu yang hilang dalam hidup kita besar kemungkinannya untuk tak bisa kembali lagi di dekapan kita tetapi ada juga sesuatu hilang dari hidup kita dan dengan adanya keajaiban atau usaha yang dilakukan sehingga hal itu dapat kembali dalam dekapan kita. Tak jauh dari topik, kehilangan misalnya kita kehilangan sesuatu barang yang sangat dicintai sementara kita hanya dihadapkan pada dua pilihan yaitu berharap barang itu kembali pada kita dengan keajaiban atau kita melakukan suatu usaha untuk mendapatkan kembali barang itu. Begitu pula jika kita kehilangan seseorang yang kita cintai entah itu untuk selamanya atau karena kesalahan kita seseorang yang kita cintai itu menghilang dari hadapan kita, yang kita lakukan hanya berharap agar adanya keajaiban sehingga orang itu dapat kembali pada kita atau kita tetap berusaha dengan berbagai usaha untuk mendapatkannya kembali. Tetapi kehilangan sesuatu/seseorang sering menuntut kita untuk ikhlas merelakan , merelakan disinilah yang biasanya membuat seseorang tak tenang! Banyak orang yang berkata “ikhlas/merelakan” tetapi nyatanya sering kali kita terpikirkan oleh hal itu lagi dan lagi. Untuk ikhlas merelakan sesuatu yang  telah hilang dari kehidupan kita itu pada dasarnya sangat sulit, itu karena sesuatu yang hilang itu adalah sesuatu yang mungkin lebih baik saat kita belum kehilangan hal tersebut. Walaupun setelah kehilangan kita dihadapkan pada kenyataan baru, seiring kita menjalaninya kitapun sering pula membandingkan hal yang baru dengan hal yang telah terlewati. Intinya sesuatu yang hilang dari kehidupan kita tak akan sama walaupun telah ada yang menggantikan hal itu. Hmm let it flow sajalah, semuanya pasti ada baik dan buruknya buat kita. Jalani apa yang telah ada dalam kehidupan kita dengan mensugesti hidup kita bahwa Tuhan pasti memberikan yang terbaik dalam hidup kita hanya saja semuanya butuh proses.

Jagalah sesuatu yang telah dititipkan Tuhan pada kita selagi kita mampu menjaganya dengan baik! Jika anda mampu untu meraih kembali sesuatu yang hilang itu, raihlah dan jangan pernah melepaskan hal itu lagi haha :p

regret is the one that will be felt at the end if we lose something or someone specially.
keep smile and never give up to get our dreams  :)

@iffahsyafirah~

Rabu, 04 Januari 2012

cerita cinta - mario teguh

Cerita Cinta - Mario Teguh
Detak jantung terus berlantun, langkah kaki tetap terpadu
Dalam lembaran penuh warna kehidupan angan yang terpendam kan terwujud
Cita-cita yang tinggi kan tergapai dengan usaha serta keriangan dan kesungguhan
Itulah arti dari mencintai diri sendiri

Jika kita mencintai seseorang, kita akan senantiasa mendoakannya
Walaupun dia tidak berada di sisi kita
Tuhan memberikan kita dua buah kaki untuk berjalan
Dua tangan untuk memegang
Dua telinga untuk mendengar
Dan dua mata untuk melihat
Tetapi mengapa Tuhan hanya menganugerahkan sekeping hati kepada kita?
Karena Tuhan telah memberikan sekeping hati lagi kepada seseorang untuk kita mencarinya
Itulah cinta…

Jangan sesekali mengucapkan selamat tinggal jika kita masih mau mencoba
Jangan sesekali menyerah jika kita masih merasa sanggup
Jangan sesekali mengatakan kita tidak mencintainya lagi jika kita masih tidak dapat melupakan
Cinta datang kepada orang yang masih mempunyai harapan
Walaupun mereka telah dikecewakan
Kepada mereka yang masih percaya
Walaupun mereka telah dikhianati
Kepada mereka yang masih ingin mencintai
Walaupun mereka telah disakiti sebelumnya dan
Kepada mereka yang mempunyai keberanian dan keyakinan untuk membangun kembali kepercayaan
Jangan sampai kita menyimpan kata-kata cinta kepada orang yang tersayang
Hingga dia meninggal dunia dan akhirnya kita terpaksa mencatat kata-kata cinta itu pada pusara
Sebaiknya ucapkanlah kata-kata cinta yang tersimpan di benak kita
Sekarang selagi ada hayatnya
Mungkin Tuhan menginginkan kita bertemu dan bercinta dengan orang yang salah
Sebelum bertemu dengan orang yang tepat

Kita harus mengerti bagaimana berterima kasih atas karunia tersebut
Cinta dapat mengubah pahit menjadi manis
Debu menjadi emas
Keruh menjadi bening
Sakit menjadi sembuh
Penjara menjadi telaga
Derita menjadi nikmat
Dan kemarahan menjadi rahmat

Sungguh menyakitkan mencintai seseorang yang tidak mencintai kita
Tetapi lebih menyakitkan adalah mencintai seseorang dan kita tidak pernah memiliki keberanian untuk menyatakan cinta itu kepadanya
Seandainya kita ingin mencintai atau memiliki hati seseorang
Ibarat kata seperti memetik sekuntum mawar merah
Kadangkala kita mencium harum mawar tersebut
Tetapi adakalanya kita merasakan disaat duri mawar itu menusuk jari
Hal yang menyedihkan dalam hidup
Adalah ketika kita bertemu seseorang yang sangat berarti bagi kita
Hanya untuk menemukan bahwa pada akhirnya menjadi tidak berarti
Dan kita harus membiarkannya pergi

Kadangkala kita tidak menghargai orang yang mencintai kita sepenuh hati
Sehingga kita kehilangannya
Pada saat itu tiada guna penyesalan karena perginya tanpa berkata lagi
Cintailah seseorang itu atas dasar “siapa dia sekarang”
Dan bukan “siapa dia sebelumnya”
Kisah silam tidak perlu diungkit lagi
Sekiranya kita benar-benar mencintainya setulus hati

Hati-hati dengan cinta
Karena cinta juga dapat membuat orang sehat menjadi sakit
Orang gemuk menjadi kurus
Orang normal menjadi gila
Orang kaya menjadi miskin
Raja menjadi budak
Jika cintanya itu disambut oleh para pecinta palsu
Kemungkinan apa yang kita sayangi atau cintai
Tersimpan keburukan didalamnya
Dan kemungkinan apa yang kita benci
Tersimpan kebaikan didalamnya

Cinta kepada harta artinya bakhil
Cinta kepada perempuan artinya alam
Cinta kepada diri sendiri artinya bijaksana
Cinta kepada mati artinya hidup
Dan cinta kepada Tuhan artinya takwa

Lemparkanlah seseorang yang bahagia dalam bercinta ke dalam laut
Pasti ia akan membawa seekor ikan
Lemparkanlah pula seorang yang gagal dalam bercinta ke dalam segudang roti
Pasti ia akan mati kelaparan

Seandainya kita dapat berbicara dalam semua bahasa manusia dan alam
Tetapi tidak mempunyai perasaan cinta dan kasih
Dirimu tak ubah seperti gong yang bergaung atau sekedar cangkang yang bergemerincing
Cinta adalah keabadian dan kenangan adalah hal yang terindah
Dalam cinta yang pernah dimiliki
Siapapun pandai menghayati cinta
Tapi tak seorangpun pandai menilai cinta
Karena cinta bukanlah sesuatu wujud yang bisa dilihat oleh kasat mata
Sebaliknya cinta hanya dapat dirasakan melalui hati dan perasaan
Cinta mampu melunakkan besi, menghancurkan batu, membangkitkan yang mati dan kehidupan padanya
Serta membuat budak menjadi pemimpin
Itulah dasarnya cinta…

Cinta sebenarnya adalah membiarkan orang yang kita cintai menjadi dirinya sendiri
Dan tidak merubahnya seperti gambaran yang kita inginkan
Jika tidak, kita hanya mencintai pantulan diri kita sendiri yang kita temukan dari dalam dirinya
Kita tidak akan pernah tahu bila kita akan jatuh cinta
Namun apabila sampai saatnya itu raihlah dengan kedua tanganmu
Dan jangan biarkan dia pergi dengan sejuta rasa tanda tanya dihatinya

Cinta bukanlah kata yang murah dan lumrah
Tetapi cinta adalah anugerah Tuhan yang indah dan suci jika manusia dapat melihat dan menilai kesucian
Bercinta memang mudah
Untuk dicintai juga memang mudah
Tapi untuk dicintai oleh orang yang kita cintai itulah yang sukar diperoleh
Jika saja kehadiran cinta sekedar untuk mengecewakan
Lebih baik cinta itu tak pernah hadir
Karena cinta sesuatu yang membawa keindahan dan kebahagiaan didalamnya

Cinta itu seperti kupu-kupu
Tambah dikejar tambah lari
Tapi kalau dibiarkan terbang dia akan datang disaat kita tidak mengharapkan
Cinta dapat membuatmu bahagia
Tapi sering juga menjadi sedih
Tapi cinta baru berharga kalau diberikan kepada seseorang yang menghargainya
Jadi janganlah terburu-buru dan pilih yang terbaik
Cinta bukan bagaimana menjadi pasangan yang sempurna bagi seseorang
Tapi bagaimana menemukan seseorang yang dapat membantu menjadi dirimu sendiri
Jangan pernah bilang “I Love You” kalau kita tidak pernah peduli
Jangan pernah membicarakan perasaan yang tidak pernah ada
Jangan pernah menyentuh hidup seseorang kalau hal itu untuk menghancurkan hatinya
Jangan pernah menatap matanya kalau semua yang dilakukan kita hanya untuk berbohong
Hal paling kejam yang seseorang lakukan kepada orang lain
Adalah membiarkannya jatuh cinta
Sementara kita tidak meneriab untuk menangkapnya
Cinta bukan “ini salah kamu” tapi “maafkan aku”
Bukan “kamu dimana sih” tapi “aku disini”
Bukan “gimana sih kamu” tapi “aku ngerti ko”
Bukan “coba kamu ngga kayak gini” tapi “aku cinta kamu seperti kamu apa adanya

Aktivitas yang paling benar bukan diukur berdasarkan berapa lama kita sudah bersama
Maupun berapa sering kita bersama
Tapi apakah selama kita bersama kita selalu saling mengisi satu sama lain dan saling membuat hidup yang berkualitas
Kesedihan dan kerinduan hanya terasa selama yang kita inginkan
Dan menyayat sedalam yang kita izinkan
Yang berat bukan bagaimana cara mengulangi kesedihan dan kerinduan itu
Tapi bagaimana cara belajar darinya
Cara jatuh cinta
Jatuh tapi jangan terhuyung-huyung
Konsisten tapi jangan memaksa
Berbagi dan jangan bersikap tidak adil
Mengerti dan cobalah untuk tidak banyak menuntut
Sedih tapi jangan pernah simpan kesedihan itu
Memang sakit melihat orang yang kita cintai sedang berbahagia dengan orang lain
Tapi lebih sakit lagi kalau orang yang kita cintai itu tidak berbahagia bersama kita


Cinta akan menyakitkan ketika kita berpisah dengan seseorang
Lebih menyakitkan apabila kita dilupakan oleh kekasih
Tapi cinta akan lebih menyakitkan lagi apabila seseorang yang kita sayangi tidak tahu apa yang sesungguhnya kita rasakan
Yang paling menyedihkan dalam hidup ini adalah menemukan seseorang dan jatuh cinta
Hanya untuk menemukan bahwa dia bukan untuk kita
Dan kita sudah menghabiskan waktu yang banyak untuk orang yang tidak pernah menghargainya
Kalau dia berkata “tidak”
Maka ia tidak akan pernah berkata “ya” setahun lagi ataupun 10 tahun lagi
Biarkan dia pergi…

Cinta adalah semangat
Cinta adalah kepercayaan
Cinta adalah energi yang tidak bisa dimusnahkan
Ia hanya bisa berubah bentuk
Cinta memang tak harus memiliki
Karena mencintai berarti memberi tak pernah kuminta

so, keep your love for him/her still on your side! ;)